Undur-undur Itu Bisa Terbang

Undur-undur (Famili Myrmeleontidae)
Undur-undur (Famili Myrmeleontidae)

Undur-undur memiliki nama latin Myrmeleon formicarius. Kata Myrmeleon berasal dari dua kata bahasa Latin, yaitu mymex yang berarti semut dan leon yang berarti singa. Nama itu diberikan karena perilaku Undur-undur yang memburu mangsanya (khususnya semut) secara ganas dengan cara menggali jebakan di pasir, sehingga dianggap sebagai "singanya para semut". Sehingga dalam bahasa Inggris Undur-undur disebut dengan nama Antlion (semut singa).

Sedangkan nama lokalnya adalah Undur-undur. Nama Undur-undur diberikan pada hewan ini karena perilaku berjalan mundur saat membuat sarang sekaligus jebakan di pasir. Perilaku berjalan mundur pada Undur-undur tidak hanya saat membuat sarang dan jebakan saja, perilaku berjaan mundur ini juga berfungsi untuk melindungi dari serangan musuh serta memudahkan dalam menangkap mangsa.

Klasifikasi

Kingdom: Animalia
Filum: Arthropoda
Subfilum: Hexapoda
Kelas: Insecta
Subkelas: Pterygota
Infrakelas: Neoptera
Ordo: Neuroptera
Famili: Myrmeleontidae
Genus: Myrmeleon
Species: Myrmeleon formicarius

Anatomi

Undur-undur memiliki bentuk abdomen (perut) yang membulat, memiliki 3 pasang kaki, memiliki sepasang rahang panjang seperti capit, dan memiliki mulut tipe penggigit. Undur-undur hanya memiliki panjang beberapa milimeter saja.
Undur-undur (Myrmeleon formicarius)
Anatomi tubuh Undur-undur (Myrmeleon formicarius) tampak atas, tampak bawah, tampak samping

Fisiologi

Undur-undur tidak memiliki anus sehingga zat-zat sisa metabolisme akan disimpan dalam tubuh dan baru dikeluarkan ketika Undur-undur memasuki tahap Imago (dewasa).

Habitat

Undur-undur hidup di dalam tanah berpasir halus yang terlindung dari cahaya matahari langsung. Keberadaan Undur-undur dapat diketahui dari banyaknya lubang yang mereka buat sebagai sarang mereka.
Undur-undur (Myrmeleon formicarius)
Sarang Jebakan Undur-undur (Myrmeleon formicarius)

Makanan

Makanan Undur-undur adalah serangga-serangga kecil, terutama semut, yang terjebak dalam sarang jebakan yang dibuat. Undur-undur memakan mangsanya dengan cara menghisap cairan tubuh dari mangsanya dengan sepasang rahang yang berbentuk seperti capit, sementara bagian tubuhnya tidak dimakan.

Bisa Terbang

Undur-undur yang sering kita jumpai di sarang jebakan pasirnya itu bisa terbang. Secara anatomi tubuhnya, Undur-undur memang tidak bisa terbang. Tetapi, Undur-undur yang sering kita lihat itu adalah bentuk larvanya dan bisa bermetamorfosis secara sempurna, yang berarti dalam perkembangannya, Undur-undur mengalami perubahan bentuk fisik. Bentuk dewasa (imago) dari Undur-undur ini memiliki sayap dan bisa terbang. Tetapi, Undur-undur dewasa tidak bisa terbang cepat dan lincah karena pada dasarnya merupakan penerbang lemah.
Undur-undur dewasa (Myrmeleon formicarius)
Undur-undur dewasa (Myrmeleon formicarius)

Daur Hidup

Undur-undur adalah hewan Holometabola. Holometabola adalah serangga yang mengalami metamorfosis sempurna. Karena Undur-undur mengalami metamorfosis sempurna, maka Undur-undur memiliki empat tahap perkembangan, yaitu: telur, larva, pupa (kepompong), dan imago (dewasa). 
Undur-undur (Famili Myrmeleontidae)
Siklus Hidup Undur-undur (Famili Myrmeleontidae)

Telur
Telur Undur-undur umumnya diletakkan oleh induk di tanah berpasir halus atau berdebu. Tetapi, beberapa spesies Undur-undur bertelur di dedaun. Masa inkubasi telur Undur-undur ini sekitar 5 hari. Telur akan menetas dan berkembang menjadi larva yang sering kita lihat membuat sarang sekaligus jebakan di pasir.

Larva
Undur-undur menghabiskan hampir seluruh hidupnya sebagai larva. Tahap larva berlangsung antara 1 hingga 3 tahun.

Pada tahap larva, Undur-undur membuat jebakan di tanah dengan cara bergerak mundur memakai tubuhnya seperti mata bor dan mulai menggali dengan gerakan spiral hingga akhirnya membentuk sarang jebakannya yang berbentuk seperti corong.

Undur-undur berburu secara pasif dengan cara menunggu serangga lain, seperti semut, jatuh ke dalam sarang jebakannya. Bila ada mangsa terjebak masuk ke dalam perangkapnya namun masih bisa bergerak naik, larva undur-undur akan melempari mangsanya dengan butiran pasir agar tergelincir dan masuk dalam sarangnya. Larva undur-undur mengetahui kehadiran korbannya dengan cara merasakan getaran dari gerakan korbannya.

Undur-undur hanya akan menghisap cairan dari tubuh mangsanya dan membuang sisanya.

Pupa
Pupa disebut juga tahap kepompong. Undur-undur akan mengumpulkan butiran-butiran pasir dan dilekatkan dengan kelenjar yang berasal dari abdomennya (perutnya). Kepompong Undur-undur biasanya terkubur hingga beberapa sentimeter di dalam tanah. Pada tahap ini, Undur-undur tidak melakukan aktivitas, pada saat itu juga terjadi penyempurnaan dan pembentukan organ. Pupa atau kemompong Undur-undur berbentuk bola.

Tahap Pupa ini biasanya berlangsung sekitar 20 hari hingga 25 hari, terkadang bisa sampai 1 bulan.
Pupa Undur-undur (Myrmeleon formicarius)
Pupa Undur-undur (Myrmeleon formicarius)

Imago
Imago adalah tahap dewasa dimana Undur-undur sudah memiliki bentuk fisik yang sempurna setelah melewati metamorfosis.

Undur-undur dewasa memiliki penampilan fisik yang mirip dengan capung karena sama-sama memiliki abdomen panjang dan memiliki dua pasang sayap transparan berjala pada thoraxnya. Perbedaan yang paling mencolok antara Undur-undur dewasa dan capung adalah antenanya. Antena Undur-undur dewasa terlihat panjang dengan ujung sedikit melengkung.

Undur-undur dewasa lebih aktif saat malam hari (nokturnal). Makanan Undur-undur dewasa adalah nektar.

Tahap Imago adalah tahap reproduktif bagi Undur-undur. Undur-undur dewasa melakukan kopulasi dengan cara saling melekatkan ujung abdomennya. Undur-undur dewasa bisa melakukan kopulasi (kawin) hingga 2 jam. Setelah kopulasi, Undur-undur dewasa betina akan pergi mencari tempat untuk bertelur dan terkadang kembali ke tempat yang sama untuk kembali kawin.

Tahap Imago dari Undur-undur berlangsung antara 1 bulan hingga 45 hari.



Referensi:
Ade Arisandi. 2011. Siklus Hidup Undur Undur. diakses tanggal 6 September 2019. link: https://adearisandi.wordpress.com/2011/04/13/siklus-hidup-undur-undur/

Davide Badano. 2012. The Larvae of European Myrmeleontidae and Ascalaphidae (Neuroptera). Thesis. Tidak Diterbitkan. Scuola Di Dottorato Di Ricerca, Scienze e Biotecnologie dei Sistemi Agrari e Forestali e delle Produzioni Alimentari. Università Degli Studi Di Sassari: Italia.

Dharmawan, Agus. 2005. Ekologi Hewan. Malang: UM Press

Free Nature Images: http://www.freenatureimages.eu/Animals/Neuroptera%2C%20Netvleugeligen%2C%20Lacewings/Myrmeleon%20formicarius/index.html

Kawruh. 2008. Kehidupan Undur-undur. Bandung: PT. Gramedia Pustaka Utama

Kristanto. 2008. Hewan Darat. Surabaya: PT. Sentral Pujo

Noorchasanah Anastasia Wulandari. 2016. Masa Kecilmu Suka Main Undur-undur? Ternyata Hewan Mungil Ini Bisa Terbang dan Memiliki Khasiat. diakses tanggal 6 September 2019. link: https://solo.tribunnews.com/2016/06/01/masa-kecilmu-suka-main-undur-undur-ternyata-hewan-mungil-ini-bisa-terbang-dan-memiliki-khasiat?page=all.

Wikipedia: https://id.wikipedia.org/wiki/Undur-undur

Not need to know.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar