PUBERTAS

Daur kehidupan manusia dapat dibagi menjadi lima tahap: 1) embrio dan kehidupan janin, 2) masa petumbuhan dan anak-anak, 3) pubertas dan masa remaja, 4) awal dan pertengahan dewasa, dan 5) dewasa akhir dan masa tua. postingan ini membahas tentang proses dari pubertas pada remaja selama berada dalam masa pubertas.


Pubertas dan waktunya

Pubertas adalah periode transisi yang membawa seseorang dari anak yang belum dewasa dari segi seksual menjadi seseorang yang sudah dewasa dalam seksual, dewasa fertile dalam segi reproduksi. Kata pubertas berasal dari bahasa latin yaitu Pubes, yang berarti rambut. Pubertas adalah masa dimana anak berada dalam kondisi antara mulai terjadi perubahan seksual dan lengkapnya kedewasaan seksual. Kebanyakan diketahui tentang waktu secara biologi selama pubertas; tidak ada pola khusus. Umur saat terjadi pubertas sangatlah bervariasi, tergantung dari individu itu. Pubertas berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan dari beberapa system tubuh dan jaringan, dan waktu bergantinya satu bagian dan bagian lain sangat bervariasi menurut individu.


Proses pubertas

tabel  di bawah ini menunjukkan tahapan perubahan pubertas pada laki-laki dan perempuan. Umur yang ditampilkan untuk beberapa perubahan merupakan rata-rata, meskipun jangkauan dari waktu pubertas sangat luas dapat dipertimbangkan dan dikatakan normal.  Biasanya, awal dari pubertas dapat diketahui, awal dari pendewasaan seksual tercapai. Juga, tahapan pubertas wanita dimulai lebih awal dan berakhir lebih awal dari laki-laki. Contohnya, pertumbuhan tubuh wanita dimulai 2 tahun lebih awal dari pria, dan wanita menjadi fertile satu tahun lebih cepat daipada pria.
 


Pubertas pada perempuan

Menstruasi pertama (menarche) adalah kebanyakan tanda dimana pubertas sudah dimulai. Ini terjadi sekitar pada usia 13 tahun di Hemisphere utara, dengan 95 % wanita mengalami menarche antara umur 11 sapai 15 tahun. Di Amerika, menarche rata-rata terjadi pada umur 12 tahun. Ovulasi pertama wanita dapat terjadi saat menarche, tetapi biasanya beberapa bulan setelah menarche. Pada awal siklus menstruasi pertama wanita, kebanyakan tidak terjadi ovulasi. Ada kasus pada wanita, yaitu terjadi kehamilan pada wanita yang baru saja mengalami menarche atu kasus lain, wanita mengalami kehamilan sebelum mengalami menarche.

Menarche dan ovulasi pertama hanyalah tahap di dalam deretan perubahan pubertas pada wanita. Ovarium dan organ tambahan lainnya berubah dan tumbuh menjadi dewasa. Karakteristik seksual sekunder pada wanita sudah mulai nampak, seperti pertumbuhan dan pelebaran tulang pelvis dan munculnya rambut kemaluan. Juga buah dada mulai tumbuh dan membesar. Kelenjar keringat di kulit menjadi lebih aktif, dan beberapa wanita maupun pria muncul jerawat di wajah meraka. Linea nigra mulai nampak sabagai daerah gelap di sekitar perut bagian bawah. Ada juga terjadi sedikit pengecilan suara yang menjadikan suaranya halus atau lembut pada pubertas wanita. Proses Metabolisme, kerja jantung, dan tekanan darah dapat meningkat pada pubertas wanita.

pada pubertas wanita, seringkali juga terjadi tumpukan lemak di bawah kulit. Lemak ini nantinya didistribusikan ke pinggul dan payudara sebagai karakter seksual sekunder. Juga pertumbuhan tulang sangat cepat serta tinggi badan dan berat badan menjadi meningkat. Pada wanita, Tulang ini biasanya berhenti tumbuh pada usia 15 tahun, meskipun beberapa wanita masih melanjutkan pertumbuhan tinggi badan sampai usia 20 tahun atau lebih.


Pubertas pada laki-laki

Pada laki-laki, perubahan pubertasmencakup pertumbuhan dan pendewasaan testis dan organ seks tambahan; serta, karakteristik seksual pria sudah mulai nampak. Rambut mulai berkembang dan tumbuh pada kemaluan, wajah, dada, dan bagian tubuh lainnya. Kelenjar keringat berkembang di ketiak, dan memproduksi bau badan yang disebabkan adanya bakteri. Dan kelenjar lainnya mulai berkembang di daerah skrotum, wajah, dada; jerawat mulai tumbuh di beberapa individu. Pada pubertas pria, putting susu menjadi berpigmen dan berubah warna menjadi gelap dan melebar. Nada suara di dalam laring memanjang dua kali, sehingga mengakibatkan suara pada pria menjadi rendah.

Penis dan skrotum pada pubertas pria tumbuh sangat mencolok. Ereksi spontan, dapat terjadi pada bayi laki-laki dan bahkan pada janin laki-laki, dan frekuensi ereksi meningkat pada pubertas. Ereksi ini bagi beberapa individu dapat mengganggu. Mimpi basah merupakan awal dimulainya pubertas pada pria. Mimpi basah ini terjadi pada saat tidur. Ejakulasi pada pubertas pria akan memancarkan sperma, tetapi kemungkinan adanya sperma yang fertile hanya sedikit. Ereksi spontan dan mimpi basah kemudian berkurang frekuensinya setelah pubertas.

Pubertas pria menunjukkan percepatan pertumbuhan badan. Lemak disimpan pada tahap pubertas, tanpa banyak tulang dan otot yang tumbuh. Pada kenyataannya, wanita usia 10 sapai 13 tahun biasanya lebih tinggi daripada pria yg berumur sama. Pada tahapan selanjutnya, bagaimanapun, akan terjadi pertumbuhan tulang dan otot karena adanya efek stimulasi dari testosterone.

demikianlah sedikit penjelasan tentang proses pubertas pada remaja, kiranya dapat membantu, trima kasih telah mengunjungi christiyoda.blogspot.com
Category: 0 komentar

0 komentar:

Poskan Komentar